Anak zaman now sudah terbiasa dengan gadget pintar & canggih dan tak sedikit diantaranya sudah kecanduan, seperti orang tua mereka - orang tua zaman now.
Pertanyaannya:
1. Perlukah Anak dikenalkan / memiliki gadget? Seberapa perlu?
2. Kapan waktu yang tepat mengenalkan / memberikannya?
1. Perlukah Anak dikenalkan / memiliki gadget? Seberapa perlu?
2. Kapan waktu yang tepat mengenalkan / memberikannya?
Dalam sebuah wawancara yang dimuat di Tenplay, Bill Gates, Bos komputer kelas dunia, salah satu orang terkaya di dunia, menerapkan aturan tegas tentang memberikan gadget pada anak-anaknya. Pakar parenting dan ahli teknologi mengamini ucapan Bill Gates. Karena penelitian juga telah membuktikan bahwa membiarkan anak menyentuh teknologi terlalu dini bisa berdampak buruk pada anak.
Menurut Dr. Soong Chi Mei, Senior Psychologist and Assistant Head of Clinical Services di the Department of Child Development, KK Women’s and Children’s Hospital, terdapat beberapa risiko dampak negatif jika anak terpapar gadget sejak usia dini.
Menurut Dr. Carolyn Jaynes, pakar dari perusahaan mainan edukasi Leapfrog Enterprises, cara belajar terbaik untuk anak usia di bawah dua tahun adalah melalui interaksi dan bereksplorasi dengan dunia nyata. Bereksplorasi merupakan proses terbaik dalam masa pertumbuhan anak balita.
Jeannie Galindo, pengawas instruksional teknologi di Manatee County School District di Florida mengatakan, "Dalam lingkungan tanpa pengawasan, saya tidak merekomendasikan orangtua membelikan smartphone atau tablet untuk anak sampai setidaknya berusia antara 11 dan 13 tahun."
Bill Gates dalam wawancara tadi mengakui “Kami tidak membolehkan ada yang memegang ponsel pada saat makan. Kami juga tidak memberikan anak kami ponsel sebelum usianya 14 tahun, dan mereka mengeluh bahwa teman-teman mereka sudah memiliki ponsel sebelum berusia 14 tahun,” ungkap ayah tiga anak ini.
Parents, keputusan tetap ditangan kita masing-masing ya. Tanggung jawab besar untuk mendorong anak melakukan kebiasaan baik ada di pundak kita. Aktifitas fisik dan bermain bersama anak-anak mungkin bisa menjadi pilihan prioritas. Membaca buku bersama pasti sangat seru dan menyenangkan. Karena buku membuka wawasan memberi inspirasi. open books open your mind - VanelStore.
(dikutip dari berbagai sumber, photo dari berbagai sumber)





Tidak ada komentar:
Posting Komentar